Mengapa bahan dekorasi rumah menguning dan bagaimana cara mencegahnya?
Bahan dekoratif yang digunakan dalam industri rumah kustom cenderung semakin beragam. Selama proses penggunaan, berbagai bahan dekoratif dapat mengalami kerusakan permanen seperti menguning, memudar, berbubuk, dan retak akibat dampak lingkungan, yang mengakibatkan umur pakainya lebih pendek. Menguningnya bahan dekoratif merupakan fenomena yang relatif jelas, yang tidak hanya mengurangi nilai estetika produk, tetapi juga memengaruhi kinerjanya. Mempelajari penguningan bahan dekoratif sangatlah penting.


satu: Faktor-faktor yang menyebabkan penguningan bahan dekoratif
Selama proses pengolahan, penyimpanan, dan penggunaan bahan dekoratif, perubahan kimia dan pelemahan bertahap sifat fisik dan mekanik dapat terjadi akibat pengaruh komprehensif berbagai faktor internal dan eksternal. Fenomena menguningnya permukaan suatu material selama penuaan disebut penguningan.
Faktor internal yang menyebabkan penguningan terutama meliputi berat molekul relatif dan distribusi struktural material, orientasi, komposisi dan struktur kimia, serta perubahan pengotor yang terkandung dalam material. Faktor eksternal terutama meliputi pengaruh cahaya, oksigen, panas, dan air:


(1) Kecepatan terjadinya penguningan pada suatu material berhubungan dengan suhu lingkungan. Dalam rentang suhu tertentu, semakin tinggi suhu, semakin cepat reaksi retak atau ikatan silang antar molekul material terjadi, dan semakin cepat pula penguningan terjadi.
(2) Perubahan yang disebabkan oleh fotodegradasi pada mikrostruktur, sifat fisik permukaan, warna, dan sifat kimia material disebut fotopenuaan, yang menyebabkan penguningan material.
(3) Molekul air juga memiliki dampak tertentu pada material, yang dapat masuk ke dalam material melalui infiltrasi dan langsung merusak material, sehingga menyebabkan material tersebut menguning.
(4) Selama proses aplikasi, material mengalami reaksi oksidasi dengan molekul oksigen di udara, menghasilkan radikal bebas, hidroksida makromolekul, dan peroksida. Hal ini juga dapat menyebabkan putusnya ikatan karbon-karbon dan putusnya ikatan rangkap tak jenuh, yang mengakibatkan menguningnya material.

dua: Cara mencegah penguninganbahan dekoratif
Berbagai jenis material dekoratif diaplikasikan dalam situasi yang berbeda dan memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap faktor-faktor tertentu. Oleh karena itu, perlu dilakukan berbagai tindakan untuk mencegah penguningan selama proses produksi dan pengolahan material sesuai dengan kondisi penggunaan yang berbeda.

(1) Mencegah pengaruh panas: Menambahkan plasticizer untuk meningkatkan plastisitas material, mencegah degradasi termal material pada suhu tinggi atau rendah, dan menyebabkan perubahan sifat material.
(2) Mencegah dampak air: Dalam kondisi asam atau basa, polimer tinggi seperti poliester, asetal, dan makromolekul polisakarida akan mengalami reaksi hidrolisis ketika bertemu dengan molekul air. Untuk mencegah situasi tersebut, metode utama yang saat ini digunakan adalah dengan mengeringkan bahan secara ketat sebelum diproses, atau menutupi permukaan dengan film kedap air untuk mencegah molekul air masuk ke dalam bahan.

(3) Mencegah pengaruh cahaya: Sesuai dengan karakteristik material, penstabil cahaya dapat ditambahkan, seperti penyerap ultraviolet, agen pelindung cahaya, agen pemadam, dan agen penangkap radikal bebas, untuk mencegah molekul material bersentuhan dengan sinar ultraviolet dan menyimpannya pada nilai energi tertentu, yang menyebabkan reaksi degradasi.
(3) Mencegah dampak oksigen: Penambahan antioksidan utama dan tambahan terutama mengurangi jumlah radikal bebas yang tidak stabil, sehingga mencapai tujuan menghambat terjadinya reaksi degradasi oksidatif pada material.

Tiga: Rekomendasi tiga masker wajah anti penguning
Jika produk furnitur perlu ditempatkan di lingkungan yang terpapar sinar matahari, masker wajah dekoratif EB dengan lapisan EB yang memiliki ketahanan cuaca yang baik dapat dipilih. Film tahan empat jenis EB yang diproduksi oleh Zhihua Group dengan bangga diaplikasikan pada bahan film dengan teknologi pengeringan sinar elektron EB dari teknologi hitam impor. Bagaimana cara membentuk film pelapis fungsional dengan lapisan sinar elektron EB? Film ini memiliki karakteristik yang sangat baik: ketahanan cuaca yang baik, ketahanan terhadap penuaan, ketahanan terhadap penguningan, ketahanan terhadap asam dan basa, ketahanan terhadap grafiti, dan mudah dibersihkan. Film ini memiliki keunggulan tahan gores, tahan gores mikro, dan tahan panas.







